| |

Gigiku Bersih dan Sehat

gigi_bersih_02.jpggigi_bersih_01.jpg

Teman-teman senang kan mempunyai gigi putih, bersih dan sehat? Gigi yang putih dan bersih membuat senyum kita terlihat semakin menawan. Selain itu, kita pun menjadi semakin percaya diri saat tampil di hadapan lawan bicara. Sama seperti beberapa teman kita dari kelas IV, di antaranya Dela, Maveryn, Lourean, Michelle dan Mercy. Mereka mempunyai gigi yang bersih dan sehat, maka tidak salah jika mereka menjadi juara lomba gigi bersih dan sehat yang diadakan sekolah beberapa waktu yang lalu.

Mereka rajin merawat dan menjaga kebersihan gigi mereka. Selain menggosok gigi dengan baik dan benar, mereka menghindari makanan yang dapat merusak gigi. Lihat saja, gigi mereka rapi, bebas dari karang dan tidak berlubang. Mari kita rawat gigi kita agar bersih, sehat dan jauh dari penyakit.

 

Lomba IPA

lomba ipaSemangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Matthew Flavianus Kohari, siswa kelas VC. Matthew, demikian sapaan akrabnya, belajar dan berlatih dengan tekun mempersiapkan lomba IPA yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 9 Mei 2015. Matthew tidak pernah absen dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh sekolah secara rutin. Dia juga melatih kemampuannya dengan belajar sendiri di rumah.

Ketekunan Matthew berbuah manis. Ia berhasil meraih juara pertama dalam lomba IPA. Meskipun awalnya merasa sulit, ia tidak menyerah. Ia mengerjakan tes di setiap babak dengan semaksimal mungkin. Ia juga berusaha menampilkan yang terbaik pada saat presentasi di babak final. Matthew merasa senang karena ia dapat meraih prestasi yang membanggakan di bidang IPA. Ayo teman-teman, jangan menyerah. Kalian pasti juga bisa!

 

Yes, I can!

yes i can 01

Yes, I can!” Itulah semangat Catherine Claudia Emily dan teman-teman lainnya dalam menghadapi lomba Bahasa Inggris pada hari Kamis, 26 Maret 2015. Mereka menunjukkan kemampuan bahasa Inggris mereka dalam tes tertulis dan pidato bahasa Inggris. Dengan keyakinan bahwa mereka bisa melakukan yang terbaik dan semangat untuk memberikan yang terbaik pula, mereka berusaha dan berlatih secara rutin dengan mengerjakan soal-soal latihan tertulis serta berlatih berpidato dalam bahasa Inggris yang baik dan benar.

Menjadi sebuah kebanggaan bagi kita karena Catherine berhasil masuk dalam babak semifinal yang diselenggarakan pada hari Kamis, 2 April 2015. Ia menyiapkan diri untuk menghadapi babak semifinal dengan berlatih setiap hari dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya, khususnya keterampilan berbicara. Dengan bantuan Bapak/Ibu guru, ia berlatih menyampaikan pidato dengan pengucapan, intonasi dan ekspresi yang baik dan benar.

Usaha dan ketekunan Catherine pun berbuah manis. Dari puluhan semifinalis, ia dapat menduduki peringkat tiga dalam lomba tersebut. Ia merasa senang sekaligus tertantang untuk mengikuti lomba-lomba berikutnya dan menjadi pemenang. I can, you can, we can. Let’s do our best.

 

Meraih Prestasi

seleksi imsoInventio (VA), Matthew (VC), dan Jerrick (VD) mewakili SD Kristen Petra 10 dalam seleksi International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) tingkat kecamatan Sukomanunggal.

Mereka mengikuti seleksi pada akhir bulan Februari 2015 dan berhasil membawa pulang piala kemenangan. Matthew berhasil menduduki peringkat pertama olimpiade IPA, Inventio menduduki peringkat ketiga olimpiade IPA sedangkan Jerrick menduduki peringkat kedua olimpiade Matematika. Perjuangan mereka tidak berhenti di situ. Mereka pun mengikuti seleksi IMSO tingkat kota pada tanggal 14 Maret 2015. Mereka belajar dan berusaha untuk memberikan hasil terbaik serta berharap bisa mewakili sekolah dalam olimpiade Matematika dan IPA internasional.

Bagaimana dengan teman-teman? Mari kita meraih prestasi sesuai dengan bakat dan kemampuan kita masing-masing.

 

Jago Matematika

jago matematikaMatematika itu mudah dan menyenangkan, lho! Itulah pendapat Nicholas Wijaya, siswa kelas VI SD Kristen Petra 10. Ia membuktikannya dengan menjadi juara pada Olimpiade Matematika yang diselenggarakan oleh STKIP PGRI Pasuruan. Dari puluhan peserta, Nicholas berhasil membawa piala kemenangan. Tentu saja ini merupakan prestasi yang membanggakan, tetapi Nicholas tidak mau berhenti sampai di situ saja, ia terus belajar dan mencintai Matematika. Ia ingin meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang. Teman-teman juga bisa meraih prestasi seperti Nicholas, asalkan teman-teman mau berusaha, terus belajar dan pantang menyerah. Setuju?

boost the values reap the success