| |

Dining With Manners

Siswa-siswi kelas I mendapat pendidikan yang sangat penting tentang bagaimana mereka bersikap pada waktu makan sampai cara meletakkan posisi garpu dan pisau plastik pada saat sebelum dan sesudah makan serta cara memegang pisau dengan benar dan baik. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu pada tanggal 12 April 2014 dengan sangat lancar dan guru mengemasnya dengan sangat menarik. Pada saat itu semua siswa diberi sebuah telur dadar dan bagi siswa yang alergi telur, guru mengganti telur dengan roti mentega. Siswa memperagakan cara bersikap pada waktu makan dan bagaimana meletakkan garpu dan pisau plastik sehabis makan. Ternyata banyak siswa belum mengetahui dimana letak garpu dan pisau plastik di atas piring setelah mereka selesai menyantap telur dadar.

Guru menjelaskan sambil memperhatikan para siswa apakah mereka sudah benar meletakkan posisi garpu dan pisau plastik ketika mereka selesai makan, yaitu: garpu diletakkan di bawah pisau searah jam 4. Siswa terus mencoba dan akhirnya mereka bisa melakukannya dengan benar. Semua siswa sangat senang dengan pembelajaran nan menyenangkan pada saat itu.

manners1.jpgmanners2.jpgmanners4.jpgmanners3.jpg

Take Center Stage 2

Take Center Stage 2 merupakan tema dari kegiatan Pendidikan Karakter dan Pengembangan Kepribadian yang diadakan oleh SD Kristen Petra 10 untuk siswa-siswi kelas I. Pada pertemuan tersebut, siswa-siswi kelas I diajarkan tentang bagaimana mereka bisa tetap menjadi perhatian di depan umum. Mereka juga diberitahu tentang tiga hal penting yang harus diperhatikan untuk tampil di depan dengan baik, yaitu: sikap percaya diri, berpenampilan rapi dan bergaya dengan perlengkapan yang sudah dipersiapkan. Perlengkapan yang dimaksud adalah perlengkapan profesi. Siswa- siswi kelas I belajar tampil di hadapan teman-temannya menceritakan tentang cita-cita mereka sambil bergaya seperti seorang dokter, guru, model, polisi atau profesi yang lain. Kegiatan ini sangat menyenangkan karena semua siswa mendapat giliran maju di depan kelas. Setelah selesai bercerita, siswa-siswi yang menjadi penonton berseru, “Kamu pasti bisa!”

take-center-1.jpgtake-center-3.jpgtake-center-2.jpg

Mengasihi Keluarga

Tema pendidikan karakter pada hari Sabtu, 22 Februari 2014 adalah Mengasihi Keluarga. Di aula kami diajak untuk menonton film yang berjudul Frozen. Wah, itu film kesukaan kami, bagus dan seru. Tetapi, yang paling penting bagi kami adalah pesan yang hendak disampaikan dari film tersebut yaitu terus memupuk kasih sayang yang tulus dalam keluarga dan keinginan untuk saling membahagiakan satu dengan yang lain.

Di kelas, kami dikuatkan lagi oleh guru kelas tentang pentingnya untuk mengasihi dalam keluarga. Kami juga diminta untuk membuat cerita pendek tentang keluarga sebagai sarana untuk mengungkapkan rasa sayang kami terhadap keluarga. My family is everything for me…

love_family1.jpglove_family2.jpg

I'm A Leader 

Menjadi seorang pemimpin harus dilatih sejak kecil. Untuk itulah pada tanggal 22 Februari 2014 kegiatan pendidikan karakter dan pengembangan kepribadian bagi siswa kelas I mengangkat tema I’m a Leader.

Seorang pemimpin harus memiliki sikap mandiri agar dapat menunjukkan kemampuannya memimpin diri sendiri. Latihan kemandirian yang kami lakukan hari itu adalah berkompetisi untuk melipat baju dan celana serta memasang kaos kaki dan sepatu. Memang tampaknya mudah, tapi ternyata susah juga untuk melipat baju dan celana dengan rapi.

Di sini kami belajar bahwa untuk menjadi pribadi yang mandiri perlu usaha dan kesungguhan hati.

leader2.jpgleader1.jpgleader3.jpg

My Wish in 2014

Pada hari Sabtu, 11 Januari 2014, kami diajak Bapak dan Ibu Guru untuk merefleksikan apa saja yang sudah kami alami di tahun 2013 yang lalu, dan apa keinginan kami di tahun 2014 ini melalui kegiatan Pendidikan Karakter.

Kegiatan Pendidikan Karakter pada hari itu mengangkat tema "My Wish in 2014". Kami saling berbagi apa saja keinginan kami di tahun 2014 yang kami tuliskan pada sebuah kartu buatan kami sendiri. Kartu tersebut lalu diberikan kepada teman kami. Setelah masing-masing menerima kartu, kami bersama-sama saling mendoakan agar keinginan kami dapat terwujud. Kami mengakhiri kegiatan dengan mengadakan perjamuan kasih.

Let’s begin our days in 2014 by sharing with friends, doing everything more seriously, and loving others as we love ourselelves.

Wish3.jpgWish1.jpgWish2.jpgWish4.jpg

boost the values reap the success