| |

Mencangkok

{gallery width=112}sd10_kegiatan_mencangkok_01.jpg{/gallery} {gallery width=112}sd10_kegiatan_mencangkok_02.jpg{/gallery}

“Wah... ternyata mencangkok itu  tidak sulit, ya!“ celetuk Wenaldi. Memang benar, khususnya dalam pelajaran IPA, siswa–siswi kelas VI A, VI B, dan VI C diajak mempraktikkan bagaimana cara mencangkok yang benar. Siswa–siswi begitu antusias membawa bermacam–macam tanaman yang dapat dicangkok, misalnya: pohon mangga, pohon jambu, dan pohon jeruk. Ada juga tanaman hias yang dapat dicangkok, misalnya tanaman bunga Kemuning, Soka, dan Nusa Indah. Syarat cabang tumbuhan yang akan dicangkok adalah berkayu, tidak terlalu tua, dan tidak terlalu muda, ukurannya tidak terlalu besar, tegap dan mulus, serta cabangnya cokelat muda dan kulitnya mulus. Ada pun bahan–bahan yang dibutuhkan, adalah: tanah, tali rafia, plastik, sabut kelapa atau karung goni, cutter, dan cabang pohon yang akan dicangkok.

Membuat Hiasan Kulkas

sd10_hiasan_01Dalam pelajaran SBK, siswa-siswi kelas VA, VB, dan VC, belajar tentang bagaimana caranya membuat hiasan kulkas. Bahan yang dibutuhkan, antara lain: resin, katalis, dan bedak talk, bahan-bahan tersebut dapat dibeli di toko bahan kimia.

Mula-mula, resin dituang ke dalam gelas plastik, kemudian katalis dituang sedikit saja, dan terakhir dimasukkan bedak talk, semua bahan langsung segera diaduk sampai tercampur rata. Siapkan cetakan jelly atau cetakan agar–agar yang bentuknya bermacam–macam. Bahan yang sudah tercampur rata, segera dituang ke dalam cetakan, setelah kering, dikeluarkan dari cetakan. Setelah itu, dengan kreasinya sendiri, siswa memberi warna sesuai dengan apa yang diinginkan.

Bumi merupakan planet

kurikulum_06Permukaan bumi terdiri atas daratan dan lautan. Bentuk permukaan bumi tidak selalu tetap, tetapi dapat berubah sewaktu-waktu, baik oleh faktor alam maupun faktor manusia. "Anak-anak, coba kalian perhatikan Ibu Veronica membawa globe. Apa itu globe?" tanya Ibu Veronica kepada siswa kelas IV-C. Ya, globe adalah tiruan bentuk bumi. Bentuk bumi bulat, sedikit pepat di bagian kutub-kutubnya, dan menggelembung di bagian khatulistiwa. Kita tahu bahwa bentuk bumi kita bulat, dapat dibuktikan dengan kapal laut yang sedang berlayar. Mula-mula, yang tampak adalah ujung dari tiang layar kapal tersebut, baru kemudian perlahan-lahan akan tampak badan dari kapal laut tersebut.

Let's Make Sweet Popcorn

kurikulum_06Pagi itu... ”Hari ini, kalian akan belajar membuat popcorn,” kata Ibu Erna Rianita, A.Ma.Pd. kepada para siswa kelas I SD Kristen Petra 10. Kemudian, mereka diperkenalkan akan bahan-bahannya, yaitu: butiran jagung dan margarin. Cara memasaknya pun gampang. Margarin dipanaskan sampai mencair, lalu masukkan butiran jagung ke dalam margarin yang telah cair dalam panci. Kemudian tutup pancinya agar popcorn tidak berlompatan keluar dari panci. Bila ingin manis, taburi dengan gula halus. Mudah bukan!
Sedangkan siswa kelas II, belajar membuat tahu crispy. Mereka dibantu oleh Ibu Titik, Ibu Indayani, dan Ibu Hana. Tidak hanya ilmu akademik saja yang mereka dapatkan di sekolah, tetapi keterampilan hidup juga. Dengan bekal ilmu tersebut, nantinya mereka diharapkan dapat menerapkan dan terjun ke dalam kehidupan bermasyarakat dengan baik.

Beban vs Kuasa

kurikulum_06Pada pelajaran IPA, siswa-siswi kelas VC SD Kristen Petra 10 akan melakukan eksperimen tentang pengungkit. ”Tujuan dari pembelajaran ini adalah ... kita dapat mengetahui golongan dari tuas atau pengungkit. Mari kita perhatikan temanmu yang sedang mendorong gerobak dan menyapu lantai, termasuk tuas atau pengungkit golongan keberapakah gerobak dan sapu itu? Tuas atau pengungkit, dibagi menjadi tiga golongan. Gerobak termasuk golongan kedua, karena posisi beban berada di antara posisi kuasa dan titik tumpu. Sedangkan sapu termasuk golongan ketiga, karena pada saat kita menyapu, posisi kuasa berada di antara titik tumpu dan beban. Tuas golongan pertama, apabila posisi titik tumpu berada di antara beban dan kuasa,” kata Ibu Alyani.
Kemudian, mereka mencoba mempraktikkan pelajaran yang telah dipelajari tadi. Secara bergantian, mereka mencoba menggunakan gerobak dan sapu. Dengan metode teori dan praktik langsung tersebut, diharapkan akan membuat mereka dapat belajar lebih baik.

boost the values reap the success