| |

Rangkaian Seri

Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak pernah lepas akan kebutuhan energi listrik. Nah, pada pelajaran IPA 26 Januari 2016, kami belajar membuat rangkaian seri secara sederhana untuk menyalakan sebuah lampu. Bahan – bahan yang kami bawa antara lain : bohlam lampu, viting ( tempat bohlam lampu ), baterai, kabel, isolasi hitam, dan karton tebal / triplek. Baterai dan antara kutub positif dan kutub negatif dihubungkan kabel dengan viting, disusun secara seri. Ketika dihubungkan maka lampu akan menyala. Nah, kalau teman – teman yang lain ingin mencoba di rumah, jangan takut untuk mencoba.

rangkaian_seri_2.jpgrangkaian_seri_1.jpgrangkaian_seri_3.jpg

Kerangka Manusia

kerangka_manusia_01.jpgkerangka_manusia_02.jpg

Tahukah teman – teman, kerangka kita ini terbagi menjadi berapa bagian? Betul sekali, ada tiga bagian yaitu kerangka kepala, kerangka badan, dan kerangka anggota gerak. Nah, saat pelajaran IPA, hal itu dibahas khususnya mengenai kerangka anggota gerak. Kerangka anggota gerak itu sendiri terbagi menjadi dua bagian yaitu kerangka anggota gerak bagian atas dan bawah. Ini dia aku tunjukkan kerangka anggota gerak kita. Lebih mudah ternyata jika kita menggunakan torso. Karena kita sudah tahu bagian – bagian tubuh kita ini, sudah seharusnya kita juga selalu menjaga kesehatannya dan lebih bertanggung jawab dalam menggunakannya sebagai bagian dari ucapan syukur kita atas pemberian Tuhan.

Kegiatan Entrepreneurship

entrepreneurship_02.jpgentrepreneurship_03.jpgentrepreneurship_01.jpg

Panas – panas seperti ini enaknya minum apa, ya? Pasti minum es, dong….. serempak anak – anak kelas V menjawab temannya yang bertanya. Senang sekali kami mendapat kesempatan membuat es dalam kegiatan entrepreneurship kali ini. Kami membuat “Es Sarung”. Hayo siapa tahu apa itu es sarung? Ya,….betul es sarung itu es sarang burung. Pasti kalian semua ingin, kan mencicipi es buatan kami? Pokoknya dijamin yummy…..dan pasti mau lagi…lagi….dan lagi…..

 Cara membuatnya cukup mudah, kok. Teman – teman bisa membuatnya sendiri di rumah. Sediakan bahan – bahannya yaitu cincau, nata de coco, sirup, susu, dan es batu. Jangan lupa cincau di parut agar bentuknya lebih manis dan bisa seperti sarang, lalu tambahkan bahan – bahan yang lainnya. Jadi, deh……es sarung siap diminum……sedaaappppppp. Selamat mencoba!

 Wo Ai Indonesia

wo_ai_03.jpgwo_ai_01.jpgwo_ai_02.jpg

Sebagai pribadi yang lahir dan dibesarkan di Indonesia, tentu kita merasa bersyukur dan bangga tinggal di negara yang kaya dan indah. Indonesia memiliki ribuan pulau yang terbentang dari barat sampai ke timur sehingga terkenal dengan keragaman budaya dan keindahan alamnya.

Salah satu bentuk cinta kepada tanah air, kami, siswa-siswi kelas VI membuat mading dengan tema “Wo Ai Indonesia” yang berarti aku cinta Indonesia. Kegiatan ini adalah proyek mata pelajaran bahasa Mandarin. Kami bekerja dalam kelompok yang terdiri dari 5-6 orang dan berkreasi membuat mading sesuai dengan tema. Kami berkompetisi menampilkan karya yang terbaik. Dengan adanya kegiatan ini, kami dapat mengasah kemampuan bahasa Mandarin dan kreativitas kami.

Yes, we love Indonesia!! Wo Ai Indonesia!!

Bertanggung jawab atas Kebebasan

bertanggung_jawab_01.jpgbertanggung_jawab_02.jpgbertanggung_jawab_03.jpg

Bebas bukan berarti kita dapat melakukan apa saja sesuka hati kita, bebas bermain game selama berjam-jam, bebas dari kewajiban untuk belajar atau bebas dari pekerjaan rumah. Hal itu merupakan bebas yang tidak bertanggung jawab. Pada hari Sabtu, 18 April 2015 kami belajar tentang bertanggung jawab atas kebebasan. Kita boleh bermain game, tetapi kita juga harus tahu waktu. Jangan sampai kita menjadi game addict dan melupakan kewajiban untuk belajar, mengerjakan tugas dan membantu orang tua melakukan pekerjaan rumah. Kami juga belajar melalui sebuah cuplikan film “Bintang Elang”. Dari film tersebut kami belajar untuk bertanggung jawab atas tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada kami.

Dalam kegiatan kelas, kami bekerja dalam kelompok dan belajar membuat rencana dengan mengangkat satu tema tentang responsibility atau respect. Salah satu kelompok memilih tema peduli terhadap orang lain, yaitu peduli terhadap pesuruh di sekolah kami. Kami menyusun rencana untuk merealisasikan hal tersebut. Rencana pertama kami adalah mengumpulkan uang saku kami. Kemudian, kami membelanjakan uang yang terkumpul dengan kebutuhan pokok. Kami memberikan kebutuhan pokok tersebut kepada pesuruh sekolah kami. Mereka tampak senang dan berterima kasih atas usaha dan bantuan yang kami berikan. Kami juga merasa senang karena kami boleh belajar menghargai dan peduli terhadap orang lain. Kami boleh berbagi berkat.

Kelompok lain juga mempunyai rencana masing-masing, ada yang peduli terhadap lingkungan, peduli terhadap teman, bertanggung jawab atas kebebasan, dan lain sebagainya. Dari kegiatan ini, kami belajar untuk bertanggung jawab atas rencana-rencana yang telah kami susun. Mari kita belajar bertanggung jawab dan peduli terhadap diri sendiri, orang lain, lingkungan dan hal-hal di sekitar kita.

boost the values reap the success